MENGENAL KARYA TULIS ILMIAH
Menulis itu mudah, terutama bagi yang mau menulis. Jadi, syarat pertama untuk bisa menulis dan menjadi penulis adalah kemauan,dan syarat kedua untuk jadi penulis adalah kemampuan juga memotivasi diri sendiri.
Bagaimana cara memotivasi diri sendiri? Misalnya, karena ingin cepat selesai kuliah, namanya dikenal orang (terkenal), pendapatnya diketahui orang, membuat tulisan karena masalah seperti itu belum ditulis orang, menanggapi tulisan, pendapat, atau mereaksi suatu keadaan, menambah penghasilan, dan lain sebagainya.
KENDALA MENULIS
Kendala psikologis
merasa tidak bisa padahal belum berusaha
malu, takut, atau tidak percaya diri juga tulisannya kurang baik sehingga ditertawakan orang malu, takut, atau tidak percaya diri bahwa pengetahuannya tidak banyak malu, takut, atau tidak percaya diri bahwa kemampuan bahasanya kurang baik kurang termotivasi karena berbagai sebab juga malas, tidak ada keinginan untuk maju.
kendala kemampuan
kurang menguasai pengetahuan, bahkan untuk bidang keilmuannya sendiri (unsur gagasan, isi) tidak tahu apa yang harus atau dapat ditulis untuk penulisan karya ilmiah kurang menguasai bahasa untuk membahasakan gagasan pada penulisan karya ilmiah (aspek bentuk) kurang memahami model dan teknik penulisan karya ilmiah.
Kendala ekonomis/lain-lain
tidak ada tantangan dari faktor income, tidak menulis juga sudah bisa hidup layak, tidak memahami pentingnya berekspresi lewat karya tulis, kurang memahami/mengharagai pentingnya penyebaran informasi lewat tulisan (kegiatan tulis-baca), masih terpaku pada budaya lisan (bicara-dengar; ngobrol, nonton televisi, dll)
KARYA ILMIAH?
Karangan ilmiah ialah karya tulis yang memaparkan pendapat, gagasan, tanggapan, atau hasil penelitian yang berhubungan dengan kegiatan keilmuan.
Karya ilmiah biasanya ditulis untuk mencari jawaban mengenai sesuatu hal dan untuk membuktikan kebenaran tentang sesuatu yang terdapat dalam objek tulisan.
Contoh : makalah, skripsi, tesis, disertasi, dan laporan penelitian.
Tujuan penulisan karya ilmiah:
- Memecahkan masalah tertentu.
- Memberi penjelasan
- Memberi komentar atau penilaian
- Memberi saran
- Menyampaikan sanggahan
- Membuktikan hipotesis
Karya ilmiah memiliki beberapa fungsi:
- fungsi pendidikan
- fungsi penelitian (sebagai sarana untuk menerapkan prosedur ilmiah dalam usaha mengembangkan ilmu pengetahuan)
- fungsi pengembangan (alat pengembangan ilmu, tambahan bahan pustaka)
karangan menurut bobot isinya atas tiga jenis yaitu:
- karangan ilmiah; makalah, laporan, Skripsi, tesis, dan disertasi
- karangan semi ilmiah atau ilmiah populer; artikel, editorial, opini, reportase;
- karangan nonilmiah; anekdot, opini, dongeng, hikayat, cerpen, novel, roman, dan naskah drama.
Karangan Ilmiah dapat dilakukan melalui :
- Pengamatan (observasi)
- Percobaan (eksperimen)
- Penelitian atau telaah pustaka
Prinsip-prinsip umum yang Mendasari Penulisan sebuah Karya Ilmiah
- Objektif, artinya setiap pernyataan ilmiah dalam karya ilmiah harus didasarkan kepada data dan fakta.
- Prosedur atau penyimpulan penemuannya melalui penalaran induktif dan deduktif.
- Rasional dalam pembahasan data.
ciri ciri karya ilmiah
- Logis, artinya segala keterangan yang disajikan dapat diterima oleh akal sehat.
- Sistematis, artinya segala yang dikemukakan disusun dalam urutan yang memperlihatkan adanya kesinambungan.
- Objektif, artinya segala keterangan yang dikemukakan merupakan apa adanya.
- Lengkap, artinya segi-segi masalah yang diungkapkan dikupas selangkap-lengkapnya.
- Lugas, artinya pembicaraan langsung kepada hal-hal pokok.
- Saksama, artinya berusaha menghindarkan diri dari segala kesalahan betapa pun kecilnya.
ciri ciri karya ilmiah
- Jelas, artinya segala keterangan yang dikemukakan dapat mengungkapkan maksud secara jernih.
- Kebenaran dapat diuji (empiris)
- Terbuka, yakni konsep atau pandangan keilmuan dapat berubah seandainya muncul pendapat baru.
- Berlaku umum, yaitu semua simpulan-simpulannya berlaku bagi semua populasinya.
- Penyajian menggunakan ragam bahasa ilmiah dan bahasa tulis yang lazim.
- Tuntas, artinya segi masalah dikupas secara mendalam dan selengkap-lengkapnya.
pendekatan karya ilmiah
- Pendekatan rasional, berupaya merumuskan kebenaran berdasarkan kajian data yang diperoleh dari berbagai rujukan (literature).
- Pendekatan empiris, berupaya merumuskan kebenaran berdasarkan fakta yang diperoleh dari lapangan atau hasil percobaan (laboratorium)
jenis jenis karya ilmiah
Secara garis besar, karya ilmiah diklasifikasikan :
- karya ilmiah pendidikan
- karya ilmiah penelitian
Karya ilmiah Pendidikan :
Paper (karya tulis) adalah karya ilmiah berisi ringkasan atau resume dari suatu mata kuliah tertentu atau ringkasan dari suatu ceramah yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswanya.
Paper adalah tulisan yang memuat pembahasan dari sebuah topik tertentu dengan dukungan data dan argumen yang valid dan kuat.
Makalah adalah karya ilmiah yang pembahasannya berdasarkan data lapangan yang bersifat empiris-objektif. Makalah juga dapat berupa hasil penelitian yang disusun untk dibahas dalam pertemuan ilmiah, seperti seminar atau lokakarya. Yang memiliki jumlah halaman yang paling sedikit 15-25 halaman. Makalah memiliki 3 bagian yaitu bagian awal, bagian inti, bagian akhir.
Artikel adalah karya tulis yang dirancang untuk penerbitan jurnal ilmiah. Artikel ini ditulis secara ringkas dan berisi hal-hal penting. Karena ringkas, maka ia tidak memiliki bab-bab.
Esai, adalah ekspresi tertulis dari opini penulisnya. Sebuah esai akan makin baik jika penulisnya dapat menggabungkan fakta dengan imajinasi, pengetahuan dengan perasaan, tanpa mengedepankan salah satunya.
Tujuannya selalu sama, yaitu mengekspresikan opini, dengan kata lain semuanya akan menunjukkan sebuah opini pribadi (opini penulis) sebagai analisa akhir. Perbedaannya dengan tulisan yang lain, sebuah esai tidak hanya sekadar menunjukkan fakta atau menceritakan sebuah pengalaman; ia menyelipkan opini penulis di antara fakta-fakta dan pengalaman tersebut. Jadi intinya kita harus memiliki sebuah opini sebelum menulis esai.
Proposal penelitian atau disebut juga usulan penelitian adalah rencana penelitian yang menggambarkan secara umum hal-hal yang akan diteliti dan cara penelitian itu dilaksanakan.
skripsi merupakan karya tulis ilmiah atau karangan ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan dari pendapat orang lain. selain itu skripsi dibuat bertujuan untuk mendapatkan gelar sarjana (S1) bagi para mahasiswa yang ingin mendapatkan gelar sarjana.
tesis merupakan karya ilmiah yang mengungkapkan pengetahuan baru dengan melakukan pengujian tehadap suatu hipotesa. jadi misal ada suatu hipotesa atau atau sesuatu yang masih praduga atau butuh diuji kebenarannya maka dilakukanlah pengujian terhadap praduga tersebut. tesis sifatnya lebih mendalam daripada skripsi. tesis ditulis untuk meraih gelar magister (S2)
Disertasi merupakan karya tulis ilmiah yang mengemukakan teori baru yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif.disertasi ini ditulis untuk meraih gelar doktor (S3)
Karya Ilmiah Penelitian :
1. Makalah Seminar
Naskah Seminar
yakni karya ilmiah yang beisi uraian dari topik yang membahas suatu permasalahan yang akan disampaikan dalam forum seminar.
Naskah Bersambung
Bentuk tulisan bersambung ini juga mempunyai judul dengan pokok bahasan (topik) yang sama, hanya penyajiannya saja yang dilakukan secara bersambung, atau bisa juga pada saat pengumpulan dan penelitian dalam waktu yang berbeda.
2. Laporan Hasil Penelitian
Laporan adalah bagian dari bentuk karya tulis ilmiah yang cara dan penulisannya dilakukan secara relatif singkat.
3. Jurnal Penelitian
Jurnal penelitian adalah buku yang terdiri atas karya ilmiah yang isinya berupa hasil penelitian dan resensi buku.
Secara umum ada tiga tahapan yang harus kita lakukan dalam menulis karya ilmiah, yakni :
- Tahap prapenulisan,
- Tahap penulisan,
- Tahap perbaikan (editing)

0 Response to "MENGENAL KARYA TULIS ILMIAH"
Post a Comment