-->

Mengenal Sifat sifat bakteri dilaut -blogzamzamy


SIFAT-SIFAT BAKTERI AKUATIK

Laut sebagai sistem yang terbuka memungkinkan terjadinya pertukaran aneka materi dan energi dengan lingkungan di sekitarnya, yakni darat dan perairan tawar. Selain materi dan energi, terjadi juga pertukaran bakteri.

Beberapa jenis bakteri darat dan air tawar dapat bertahan hidup dalam larutan garam, dengan konsentrasi sama atau lebih tinggi dari air laut untuk baberapa saat.

Keadaan ini membuat beberapa ahli berpikiran bahwa boleh jadi bakteri darat dan air tawar akan ditemukan hidup bersama-sama secara bebas dengan bakteri laut. Hal ini terjadi hanya pada daerah sepanjang pantai dan sangat terbatas di daerah lepas pantai atau laut terbuka.  

Dalam beberapa hal bakteri laut berbeda dengan kerabatnya yang berasal dari darat dan air tawar. Ada 2 kemungkinan yang akan terjadi terhadap bakteri darat dan air tawar bila berada di laut, yaitu:
  • Gagal untuk tumbuh dan
  • Kehilangan sifat-sifat aslinya saat aklimatisasi.
Morfologi Sel
Berdasarkan bentuknya maka bakteri dapat dibagi dalam 3 golongan, yaitu golongan Basil,Kokus dan Spiril.

Sekitar 80 % jenis bakteri laut yang diketahui berbentuk batang dan gram negatif (Zobell, 1946). Pemeriksaan secara acak thd berbagai koloni dan pengamatan mikroskopis langsung menunjukkan bahwa 95 % bakteri laut bersifat gram negatif.

Angka ini sebanding dengan prosentase bakteri gram negatif air tawar (Taylor, 1942) dan 2 kali daripada bakteri gram negatif tanah (Taylor & Lochhead, 1938). Bakteri berbentuk kokus banyak dijumpai di tanah daripada di perairan, sekitar seperlima bakteri batang dari laut berbentuk kumparan, sehingga sering diklasifikasikan sebagai vibrio atau spirillum.

Sebagian besar bakteri laut bergerak secara aktif. Antara 75-85% sediaan murni yang diamati memiliki flagela. Diperkirakan kemampuan bergerak ini sebagai hasil adaptasi kehidupan perairan.

Bakteri pembentuk spora jarang ditemukan di laut. Bakteri laut pembentuk spora a.l:
  • Bacillus abysseus 
  • B. borborokoites
  • B. cirroflagellosus - B. filicolonicus B. imomarinus - B. submarinus B. thalassokoites - B. epiphyticus Terdapat 5 jenis bakteri laut yang terbanyak dijumpai di laut, yaitu: 1. Pseudomonas 2. Vibrio 3. Flavobacterium 4. Achromobacter 5. Bacterium
Sifat-sifat Fisiologis
Diperkirakan bakteri laut mampu mencerna hampir semua senyawa organik dan sebagian besar senyawa anorganik akan mengalami perubahan akibat kegiatan bakteri laut. Semua bakteri laut yang heterotrofik mampu mengasimilasi glukosa, hanya 46-60% sediaan yang diamati mampu memfermentasi glukosa dan menghasilkan asam, tapi tidak satu pun yang menghasilkan gas. Kemungkinan ini disebabkan oleh rendahnya kemampuan fermentasi, tapi mungkin pula karena sifat efisiensi dalam mencerna bahan organik yang berguna bagi dirinya.

Hampir semua bakteri laut akan melepas amonia dari hasil pencernaan pepton dan 75% memiliki kemampuan mencairkan gelatin. Hanya beberapa yang menghasilkan indol dari triptofan, seperti Vibrio adaptatus dan V. marinofulvus.

Kecenderungan Perlekatan
Bakteri laut memiliki kecenderungan untuk berasosiasi dengan suatu lapisan permukaan padat. Sifat demikian juga dijumpai pada beberapa mikroorganisme laut lain, seperti diatom, ganggang dan actinomyces. Sifat ini juga bukan merupakan kekhususan bakteri laut, karena pada habitat lain pun (ait tawar dan darat) dijumpai organisme tumbuh melekat pada suatu permukaan padat.

Penyebaran
Penyebaran bakteri di laut dipengaruhi oleh banyak faktor, demikian juga dinamika faktor-faktor tersebut. Gerakan air laut, misalnya suatu saat deat pantai, tapi pada saat berikutnya sudah berada sekian kilometer jaraknya.

Hal ini membawa akibat pada penyebaran bakteri laut, terutama yang melayang-layang dalam kolom air.

Faktor lain yang mempengaruhi penyebaran bakteri laut adalah: Jarak dari pantai - Kedalaman Cahaya matahari - Iklim Organisme lain

Kelimpahan bakteri sebanding dengan intensitas cahaya pada kedalaman yang berbeda. Diperkirakan sifat baktersidal cahaya natahari mempengaruhi penyebaran bakteri di lapisan permukaan, beberapa diantaranya adalah: Bakteri terganggu pertumbuhannya oleh cahaya matahari, terutama sinar ultraviolet.

Medium Bakteri akan lebih cepat terbunuh oleh cahaya matahari bila berada dalam air daripada dalam medium. Sebagian besar sifat bakterisidal cahaya matahari akan berkurang ketika melewati lapisan air 5-60 cm.

0 Response to "Mengenal Sifat sifat bakteri dilaut -blogzamzamy"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel