MATERI SINGKAT TENTANG HAMA PADA BUDIDAYA PERIKANAN - blogzamzamy
Hama merupakan hewan pengganggu ikan peliharaan, yang menyerang fisik dengan cara melukai atau memakan mangsanya.
Hama yang menyerang ikan biasanya datang dari luar melalui aliran air, udara atau darat. Hama yang berasal dari dalam biasanya akibat persiapan kolam yang kurang sempurna.
Hama menyerang ikan hanya pada saat ikan masih kecil atau bila populasi ikan terlalu padat. Sedangkan bila ikan mulai gesit gerakannya umumnya hama sulit memangsanya.
Hama terbagi menjdi tiga kelompok yaitu pemangsa, penyaing dan juga perusak.
Pemangsa (predator) yaitu ikan-ikan buas, Ketam-ketaman (kepiting), Bangsa burung (cagak, blekok), Bangsa ular (ular air). Penyaing (competitor) yaitu Bangsa siput (trisipan), Ikan liar (Mujair). Perusak yaitu Kepiting, siput dll.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan hama terhadap ikan :
- Pengeringan dan pengapuran kolam sebelum digunakan. Dalam pengapuran sebaiknya dosis pemakaiannya diperhatikan atau dipatuhi.
- Pada pintu pemasukan air dipasang saringan agar hama tidak masuk ke dalam kolam. Saringan air pemasukan ini berguna untuk menghindari masuknya kotoran dan hama ke dalam kolam budidaya.
- Secara rutin melakukan pembersihan disekitar kolam pemeliharaan agar hama seperti siput atau trisipan tidak dapat berkembangbiak disekitar kolam budidaya.
Penanggulanan dengan pestisida alami
1. Akar tuba (Derric sp)
- Mengandung racun retenom(1-17%)
- Dosis 4-10 kg
2. Tembakau (Nicotiana tobacum)
- Mengandung nikotin(0,1-0,5%)
- Dosis 200-400 kg/ha
3. Biji teh (Camellia sinensis)
- Mengandung saponin (10-13%)
- Dosis 150-200 kg/ha
Pestisida anorganik
- Brestan-60
- Chemfish5 EC
- Sodium Pentachlorphenate (PCA-NA)
Penanggulangan ular
- Ular tidak menyukai tempat-tempat yang bersih. Karena itu, cara menghindari serangan hama ular adalah dengan mejaga kebersihan lingkungan kolam.
- Karena ular tidak dapat bersarang di pematang tembok, sebaiknya dibuat pematang dari beton atau tembok untuk menghindari serangannya.
- Perlu dilakukan pengontrolan pada malam hari. Jika ada ular, bisa langsung dibunuh dengan pemukul atau dijerat dengan tali.
Penanggulangan belut
- Sebelum diolah, sebaiknya kolam digenangi air setinggi 20 – 30 cm, kemudian diberi obat pembasmi hama berupa akodan dengan dosis rendah, yakni 0,3 – 0,5 cc per meter kubik air.
- Setelah diberi pembasmi hama, kolam dibiarkan selama 2 hari hingga belut mati. Selanjutnya air dibuang.
penanggulangan ikan gabus
- Memasang saringan di pintu pemasukan air kolam, sehingga hama ikan gabus tidak dapat masuk.
- Mempertinggi pematang kolam agar ikan gabus dari saluran atau kolam lain tidak dapat loncat ke kolam yang berisi ikan.
0 Response to "MATERI SINGKAT TENTANG HAMA PADA BUDIDAYA PERIKANAN - blogzamzamy"
Post a Comment