Konsep Dasar Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal Non-Benda
![]() |
| ilustrasi |
Indonesia memiliki kebudayaan lokal yang membedakan bangsa Indonesia dengan negara lainnya. Kebudayaan lokal Indonesia berasal dari kebudayaan lokal dari berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia. Setiap suku bangsa memiliki kerajinan lokal yang menjadi ciri khas suatu daerah.
Budaya Lokal Nonbenda
Kebudayaan nonbenda dapat disebut pula dengan istilah kebudayaan nonmaterial. kebudayaan nonmaterial tidak memiliki bentuk yang dapat diraba, namun berwujud ide, gagasan, sikap dan perilaku yang dimunculkan dalam kondisi dan waktu tertentu. Kebudayaan nonmateria ini merupakan ciptaan karya manusia yang berwujud abstrak. Berikut ini adalah bentuk-bentuk dari kebudayaan nonmaterial.
1. Mitos
Mitos adalah cerita yang menjadi simbol suatu daerah yang mengisahkan cerita berdasarkan kenyataan atau berdasarkan rekaan semata. Mitos diwariskan dengan tradisi lisan. Biasanya mitos berisi mengenai cerita tentang dewa-dewa, kekuatan supranatural, cerita kepahlawanan maupun asal usul terjadinya suatu tempat.2. Cerita Rakyat
Cerita rakyat hampir memiliki kesamaan dengan mitos. Pada cerita rakyat objek yang dijadikan sumber cerita dapat berupa manusia, dewa atau binatang. Selain sebagai hiburan, cerita rakyat memiiki fungsi lain yaitu sebagai sarana pendidikan moral terutama kepada anak-anak. Sama seperti mitos, cerita rakyat juga diturunkan dari mulut ke mulut saja, sehingga tidak ada sumber asli tertulis cerita rakyat yang dapat dipertanggungjawabkan keasliannya.
3. Legenda
Legenda juga merupakan salah satu kekayaan Indonesia yang berwujud cerita tradisi lisan. Legenda merupakan salah satu cerita rakyat yang oleh sebagian masyarakat dianggap merupakan suatu kebenaran. Seperti pada cerita rakyat, legenda ini banyak menggunakan cerita keajaiban, kesaktian, an keistimewaan tokohnya. Cerita legenda dapat dijadikan inspirasi untuk membuat topeng, yang berasal dari salah satu karakter tokoh dari cerita tersebut.
4. Tarian tradisional
Tarian adat tradisional ini pada umumnya berkembang pada suatu daerah tertentu. Setiap daerah memiliki tarian adat tradisional yang berbeda-beda. Tarian ini ada dan berkembang berpedoman dan mengacu pada kebiasaan adat yang dilakukan turun temurun yang telah dianut dan dipatuhi oleh suatu daerah yang memiliki tarian tersebut.
Suatu tarian adat akan menggambarkan cerita, tema, atau ritual adat yang dilakukan. Pembuatan topeng dapat dilakukan dengan cara mengambil salah satu karakter atau
lakon yang dipentaskan dalam tarian tradisional tersebut.
5. Pantun adat
Pantun adat berbeda dengan pantun lainnya apalagi dengan pantun modern. Pantun adat merupkan pantun yang masih dijaga kelestariannya hingga kini.
Pantun adat memiliki isi dan pesan pantun yang sangat bermakna dan masih berupa adatyang sangat dijunjung, dihormati dan dilestarikan keberadaannnya. Pada beberapa kesempatan pantun adat ini masih sering dipertunjukkan. Misalnya, pada saat acara prosesi pernikahan terutama pada pernikahan adat Betawi.
6. Upacara adat
Upacara adat merupakan ritual prosesi yang biasanya memiliki hubungan dengan aktivitas religius. Indonesia memiliki banyak sekali jenis ritual upacara adat. Masing-masing memiliki makna dan tujuan yang berbeda.
Contoh upacara adat adalah upacara atau semacam perayaan penghormatan terhadap Dewi Sri yang hidup di masyarakat daerah pertanian.
Cerita Dewi Sri adalah cerita tentang asal usul padi. Biasanya upacara ini dilaksanakan pada masa akhir panen.Upacara ini masih banyak dilakukan pada beberapa daerah di pulau Jawa. Meskipun setiap daerah di Jawa melakukan penghormatan terhadap Dewi Padi dengan cara yang berbeda.

0 Response to "Konsep Dasar Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal Non-Benda"
Post a Comment